| Nama Daya Tarik Wisata |
: |
Mangrove Tembudan |
| Deskripsi |
: |
Kawasan ekowisata mangrove berbasis masyarakat yang menggabungkan konservasi lingkungan pesisir dengan aktivitas edukasi dan ekonomi lokal. |
| Kecamatan |
: |
Batu Putih
|
| Jenis Wisata |
: |
Alam
|
| Status |
: |
Berkembang |
| Tujuan |
: |
Non-Komersil |
| Lokasi |
: |
Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur |
| Transportasi |
: |
Dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat (akses darat menuju kampung) serta dapat diakses menggunakan perahu/speedboat (alternatif melalui jalur pesisir) |
| Akses |
: |
Akses jalan melalui jalan raya |
| Pengelola |
: |
Mandiri (berbasis masyarakat melalui kelompok seperti “Mangrove Tembudan Berseri” dengan dukungan NGO) |
| Legalitas |
: |
SK Bupati Berau Nomor 630 dan 631 Tahun 2022 tentang penetapan dan pengelolaan ekosistem mangrove berbasis masyarakat |
| Area |
: |
- |
| Pengkajian |
: |
Ada keterlibatan pihak eksternal/tenaga ahli melalui: Yayasan Penyu Berau (YPB) TFCA Kalimantan (dalam program perencanaan dan pengelolaan ekowisata mangrove) |
| Sarpras |
: |
Sarana ekowisata mangrove, Fasilitas edukasi dan pelatihan masyarakat, Produk olahan berbasis mangrove (UMKM) Kelembagaan pengelola lokal (bersifat sederhana dan berbasis komunitas) |
| Kategori |
: |
- |
| Prestasi/Penghargaan |
: |
- |