| Nama Daya Tarik Wisata |
: |
Balai Adat Kampung Tumbit Dayak |
| Deskripsi |
: |
Pusat kegiatan budaya masyarakat Dayak Ga’ai di Kecamatan Sambaliung yang menjadi lokasi utama pelaksanaan ritual adat tahunan seperti Bekudung Betiung serta berbagai pertunjukan tradisi yang terus dilestarikan sebagai identitas budaya lokal Berau. |
| Kecamatan |
: |
Sambaliung
|
| Jenis Wisata |
: |
Budaya
|
| Status |
: |
Berkembang |
| Tujuan |
: |
Non-Komersil |
| Lokasi |
: |
Tumbit Dayak, Kec. Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur 77352 |
| Transportasi |
: |
Dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat |
| Akses |
: |
Akses jalan melalui jalan raya (sebagian masih dalam pengembangan/perbaikan) |
| Pengelola |
: |
Pemerintah dan masyarakat (Pemkab Berau bersama masyarakat adat setempat) |
| Legalitas |
: |
Didukung dan dikembangkan oleh kebijakan pemerintah daerah sebagai kampung budaya dan destinasi wisata |
| Area |
: |
- |
| Pengkajian |
: |
Ada pembinaan dan pengembangan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Berau |
| Sarpras |
: |
Balai adat / Rumah Adat Suntah, Area pertunjukan budaya dan ritual adat, Peralatan adat dan perlengkapan upacara, Area kegiatan festival budaya, Infrastruktur pendukung (gerbang kampung, fasilitas kegiatan) |
| Kategori |
: |
- |
| Prestasi/Penghargaan |
: |
Menjadi lokasi Festival Bekudung Betiung (agenda budaya tahunan)
Diakui sebagai salah satu kandidat ikon wisata budaya Berau |